Tega Aniaya Anak, Ayah Tiri dan Ibu Kandung Ditangkap Polisi

0
195
Luka di belakang leher.

prioritas.co.id. Medan Marelan – Dua orang tersangka penganiayaan seorang anak di bawah umur yang di duga dilakukan oleh Ayah Tiri dan Ibu Kandungnya sendiri akhirnya di tangkap unit Reskrim Polsek Medan Labuhan.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan SH, MH kepada wartawan Kamis (21/02 /19) menjelaskan tersangka pelaku penganiaayan terhadap anak tirinya Nurul Safira (9) adalah ayah tiri korban yaitu Freddy Bena Purba, (48), tersangka merupakan oknum PNS yang bertugas di Dis hub Kota Medan. Tersangka beralamat di Pasar 2 barat Gang Arjuna, Kelurahan Terjun Kecamatan. Medan Marelan.

Selain itu, polisi juga menangkap ibu kandung korban yaitu Rusiana, (48) yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga, beralamat pasar 2 barat Gang. Arjuna KelurahanTerjun Kecamatan. Medan Marelan.

“Lanjutnya, Kedua tersangka ini di tangkap pada Hari Rabu, tanggal 20 Februari 2019, sekira Pukul 15.00 Wib oleh tim Reskrim Polsek Medan Labuhan. Penangkapan keduanya berawal dari team Unit Reskrim Polsek Medan Labuhan mendapat informasi dari Masyarakat bahwa adanya pelaku Penganiayaan terhadap anak atau kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh kedua Orang tua Korban. Kejadian ini juga sempat menjadi Viral di Media Sosial Facebook,” kata Kapolres.

Mendapat Informasi tersebut team Opsnal dipimpin oleh Panit Kanit Reskrim Iptu Bonar H. Pohan, SH., dan Panit Reskrim 7.4 IPDA M. Hutape, SH,. Langsung menuju Tempat kejadian perkara guna melakukan peyelidikan.Setelah di lakukan penyelidikan ternyata benar ada peganiayaan yang terjadi. Team yang sudah berada di lokasi langsung melakukan penindakan terhadap para pelaku penganiayaan.

Setelah team berhasil mengamankan ke 2 tersangka yang melakukan penganiayaan terhadap korban akhirnya di boyong Mapolsek Medan Labuhan untuk di introgasi.Dari hasil introgasi akhirnya kedua pelaku mengakui perbuatan kejinya terhadap bocah di bawah umur.

“Di hadapan petugas tersangka Freddy mengaku bahwa telah mengaiaya anaknya anak tirinya pada Selasa 19 Februari 2018 sekitar pukul 14:00 wib dengan cara di pukuli hingga luka.Selain itu Risiana istri pelaku yang merupakan ibu kandung dari Korban juga melakuka penganiayaan sebanyak dua kali di rumah nya setelah pulang dari kerja,” terangnya.

Kapolres menambahkan, tak henti sampai di situ, penganiayaan terhadap korban berlanjut pada hari Rabu, tanggal 20 february 2019 , sekira pukul 10.00 Wib yang dilakukan oleh ayah tirinya Freddy dan Rusiana. Akibat dari Pemukulan yang dilakukan oleh kedua terasanka akhirnya Korban mengalami luka gores pada pipi kiri dan kanan, lecet di kening sebelah kanan, bekas memar pada paha kanan dan kepala Korban terasa sakit akibat sering dipukuli kedua tersangka.

Kedua tersangka melanggar pasal 80 UU no 35 tahun 2014 atas perubahan UU no 23 tahun 2002 tentang perindungan anak dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Selanjutnya kedua tersangka berikut korban dan saksi dibawa ke Polsekta Medan Labuhan guna pemeriksaan Lanjut,” tutupnya. (Handoko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here