Tatap Muka Dengan Warga, Masyarakat Desa Lobu Sikkam Sipoholon Siap Menangkan Nikson – Sarlandy 

0
266

Paslon nomor urut 1 Nikson – Sarlandy Hutabarat saat photo bersama dengan Masyarakat Sipoholon.

Prioritas.co.id, Tapanuli Utara – Masyarakat Desa Lobu Sikkam Sipoholon melalui pertemuan tatap muka dengan paslon nomor urut satu Nikson – Sarlandy menyatakan kesiapannya memenangkan dan memilih Nikson – Sarlandy di pilkada Taput mendatang.

Pernyataan siap memenangkan ini dirangkai dengan melakukan pemberangkatan sesuai adat batak yaitu dengan memberikan ikan dan ulos oleh masyarakat dari berbagai dusun di Desa Lobu Sikkam dan juga dari desa lainnya.

Dalam sambutannya, warga Desa Lobu Sikkam bermarga Hutagalung menyatakan bahwa masyarakat Lobu Sikkam sudah melihat dan merasakan pembangunan semasa kepemimpinan satu periode Nikson Nababan, untuk itu masyarakat yang rindu pembangunan sangat ingin agar Nikson Nababan bersama Sarlandy Hutabarat melanjutkan pembangunan.

” Terima kasih kami ucapkan kepada calon Bupati dan Wakil Bupati Nikson Nababan dan Sarlandy Hutabarat karena sudah mau datang melihat kami masyarakat Lobu Sikkam ini, kami berharap dengan dukungan dan pilihan kami setelah menang nanti tetap memperhatikan masyarakat Lobu Sikkam yang rindu pembangunan ini” ucapnya di lapangan Desa Lobu Sikkam Selasa (13/3).

Senada, Masyarakat Desa Rura Julu Toruan dari Aek Naoto juga menyatakan siap memenangkan Paslon nomor urut 1 dan berharap setelah menang nanti karena lokasi mereka di tinggal di daerah hutan dan mengantungkan hidup dengan mengambil kemenyan berharap agar diperhatikan kehidupannya.

” Kami masyarakat Desa Rura Julu Toruan sudah melihat bukti pembangunan dibawah kepemimpinan Nikson Nababan untuk itu lebih baik memilih yang sudah terbukti daripada yang belum kelihatan kinerjanya.” ungkapnya.

Begitu juga Marga Sinambela, Simanungkalit, dan Manalu warga Desa Lobu Sikkam, Desa Rura Julu Toruan dan Dolok yang penuh kasih dan kebahagian mendukung dan memilih paslon nomor 1 berharap agar pembangunan yang masih gantung dan belum sampai ke pelosok Desa lobu Sikkam agar dapat tuntas segera.

” Kami sangat mengakui kepemimpinan Nikson Nababan pada periode pertama yang sangat menyayangi dan peduli kepada masyarakat kecil melalui program programnya baik itu berupa jalan hotmix dan yang lainnya dan harapan kami setelah Nikson – Sarlandy menang kami rindu jalan hotmix sampe ke pelosok Desa Lobu Sikkam dan desa lainnya” sebutnya.

Mewakili lansia, warga yang usia lebih 60 tahun ini menyatakan mendoakan dan mengajak semua masyarakat yang hadir agar mendoakan dan meminta kepada Tuhan agar paslon nomor urut 1 Nikson – Sarlandy menang dalam pilkada nanti dan siap sepenuh hati dan raga memenangkan paslon nomor 1.

Kemudian warga yang mewakili tokoh agama meminta agar membangun jalan dari Habinsaran sampai Pintu Bosi sebab masyarakat sudah sepakat memberikan lahannya untuk dibangun jalan.

Menanggapi masyarakat, Marconis Siregar mengajak masyarakat agar jangan ada yang sakit namum tidak berobat sebab program paslon nomor 1 sudah memasukan masyarakat tidak mampu ke Jamkesda,

” Anak – anak juga jangan tidak sekolah sebab dibawah kepemimpinan Nikson Nababan, sekolah sudah gratis sampe SMP sebab SMA sudah diambil alih propinsi.

Nikson Nababan datang ke Taput karena panggilan hati untuk membangun bukan mau mencari kekayaan untuk itu jangan mau digoda dengan uang” ungkapnya.

Bangun Situmeang, tim pemenangan Nikson – Sarlandy dari Kecamatan Sipoholon mengajak masyarakat bersyukur yang anaknya sudah menjadi honor dan berharap agar jangan percaya ucapan yang menyatakan bahwa honor dari tenaga honor akan dinaikan sebesar UMR sebab yang menyatakan itu hanya sampai bulan 6 ini Plt setelah itu Nikson Nababan kembali jadi bupati.

” Itu tidak mungkin sebab anggaran APBD kita di tahun 2018 fokus untuk pembangunan jalan dan pertanian ” ucapnya.

Poltak Pakpahan yang juga tim pemenangan Nikson Sarlandy mengajak masyarakat untuk jangan terayu dengan iming – iming uang sebab peraturan menyatakan siapa yang memberi dan menerima akan ditangkap dan diberi sanksi 3 tahun penjara.

Kemudian calon Wakil Bupati Taput Sarlandy Hutabarat menceritakan bagaimana dia dipercaya menjadi panitia fit and propert test pejabat dengan 1000 jabatan lebih di Pemkab Taput dimana dalam menentukan pejabat tersebut tidak ada menerima uang sepersen pun.

” Seandainya dulu menerima uang mungkin Bupati Nikson Nababan sudah mengumpulkan uang lebih 30 miliar, dan berdasarkan pengalaman saya ketika Plt Bupati sangat mudah mendapatkan uang dari pejabat karena sulit ditangkap KPK tidak seperti dari proyek.

Tapi Nikson Nababan tidak mau menerima uang karena fokus hanya ingin membangun Taput. Untuk itu masyarakat jangan mau menerima uang karena akan memaksa Bupati yang menang untuk korupsi.

Selain itu masyarakat jangan memilih bupati yang bodoh atau hanya diam saja di tempat, pilihlah bupati yang mau memperjuangkan pembangunan dan mempunyai jaringan di pusat sebab kabupaten kita ini masih banyak yang harus dibangun, seperti jalan dan terutama pembangunan pertanian.

Itu semua sudah kita lihat sendiri pembangunan yang dilakukan Nikson Nababan pada periode pertama, untuk itu agar pembangunan ini harus dilanjutkan sebab saya dan Nikson bertekad membangun bukan untuk merampok” ucapnya.

Senada calon Bupati Taput Nikson Nababan mengatakan, walaupun selama 3 tahun pembangunan di Desa Lobu Sikkam belum maksimal itu karena begitu banyak desa yang mesti dibangun untuk itu, dia mengajak masyarakat agar bersabar dan bersyukur sebab bila kita bersyukur dengan hal yang kecil maka akan datang hal hal yang besar.

” Namun walaupun seperti itu, tahun ini di APBD 2018 ini, saya sudah menganggarkan 3 Miliar lebih untuk pembangunan di desa ini dan semua permintaan pembangunan dari masyarakat yang ada di desa ini akan kita usahakan di tahun mendatang dan tetaplah kita setia untuk jangan tergiur dengan uang” ajaknya. (Sumber: sidaknews.com)