Proyek 8,6 Milyar Disinyalir Dikerjakan Asal Jadi, Minim Pengawasan

0
113

Prioritas.co.id, Pangkalpinang – Proyek dengan nilai yang sangat fantastis dalam pembangunan rehabilitasi dan rekontruksi pasca bencana kolong jelana/bilun yang di dalam nya terdapat item perkerjaan pemasangan batu belah oleh pihak pelaksana di kerjakan Asal jadi.

Bukti nya baru berumur jagung, konstruksi bangunan pemasangan batu sudah mengalami retak-retak, disinyalir kuat proyek ini dikerjakan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis.

Berdasarkan pantauan sejumlah LSM belum lama ini,membuktikan jika proyek yang dikerjakan oleh kontraktor bernama Akin ini jauh dari harapan,kontruksi bangunan yang sudah mengalami keretakan disana sini dan oleh pelaksana guna menutupi keretakan hanya di aci/ditampal menggunakan semen.

“Harus nya dibongkar keretakan pada konstruksi bangunan pasangan batu bukanya di aci atau ditutupi semen “,ungkap puad selaku LSM Forasda didampingi Rizal dari Ormas Laskar merah putih.

Dikatakan Puad, kami (LSM Forasda Babel/Ormas Laskar Merah Putih) telah melakukan croschek kelapangan, di temukan keretakan di lapangan dan kami menyatakan pekerjaan itu salah dan tidak baik, untuk itu kami meminta keterangan kepada pak amad, namun penjelasan beliau tidak memuaskan, apabila pekerjaan tersebut tetap diteruskan maka kami dari pihak LSM Forasda Babel akan melayangkan kepada pihak – pihak yang terkait untuk meninjau kembali pekerjaan tersebut, “pungkasnya, seraya menambahkan kalau Masih banyak lagi kejanggalan – kejanggalan pada pengerjaan proyek tersebut, sebelum pekerjaan proyek selesai.

Untuk diketahui proyek ini dikerjakan PT BCA dengan biaya sebesar Rp8.647.904.000.00 sumber dana APBN,dimulai pekerjaan pada tanggal 21 Mei 2018 dan akan berakhir pada tanggal 16 November 2018 mendatang, diduga dalam plang sendiri tidak tercantum perusahaan yang bidang pengawasan. (SN)