Pelajari LKPJ Bupati dan Inovasi Aspal Bahan Karet, DPRD Rejang Lebong Kunker ke DPRD Muba

0
297

 

Prioritas.co.id.Muba – Dalam rangka Konsultasi dan Koordinasi tentang Pembukaan LKPJ Bupati Th 2018 dan Aspal dari Karet, DPRD Kabupaten Rejang Lebong melakukan kunjungan kerja ke DPRD Muba, Kamis (7/2/2019).

Rombongan tersebut disambut oleh Sekretaris DPRD Muba, Drs. M Thabrani Rizki diruang Rapat Banmus DPRD Muba. Rombongan tersebut dipimpin Wakil Ketua I DPRD Rejang Lebong Yurizal.MBE, S.Sos, yang diikuti sejumlah Anggota Komisi III DPRD Rejang Lebong.

Wakil Ketua I DPRD Rejang Lebong Yurizal.MBE, S.Sos mengatakan pihaknya melakukan kunker ini untuk berkoordinasi terkait pembahasan LKPJ. Berdasarkan informasi yang mereka terima, DPRD Muba merupakan tempat terbaik untuk melakukan Konsultasi dan Koordinasi.
Selain itu, pihaknya sangat kagum mengenai program jalur transfortasi darat pembuatan aspal yang menggunakan bahan baku karet. Untuk itu mereka ingin mendengar secara langsung inovasi yang santer disebut sebagai program pionir di Indonesia tersebut.

Sementara itu Sekretaris DPRD Muba Drs. M Thabrani Rizki, mengucapkan terimakasih atas kehadiran dan kepercayaan, DPRD Rejang Lebong yang mengunjungi DPRD Muba guna menjalin komunikasi yang baik dan bertukar informasi.

“Untuk pelaksanaan LKPJ dimulai dengan Renja Tahunan DPRD Muba di bahas di Bulan Maret, yang terdiri dari 4 (empat) Pansus masing-masing Komisi sesuai dengan Mitra Kerja,” kata Thabrani Rizky.

Terkait masalah pembangunan jalur transfortasi aspal berbahan karet, lanjut dia, memang saat ini Kabupaten Muba mulai menerapkan pembangunan jalan aspal bercampur karet yang menerapkan Sistem Teknologi, Serbuk Karet Alam Teraktivasi (SKAT) dan merupakan inovasi pertama di Indonesia yang menggunakan dana bersumber dari APBD Muba.

Ia memaparkan, upaya tersebut dilakukan Pemerintah Kabupaten Muba di bawah kepemimpinan Bupati Muba H. Dodi Reza Alex Noerdin untuk mengimplementasikan pembangunan jalan aspal berbahan campuran karet. Awal mulai inovasi pembangunan jalan aspal berbahan karet di Muba tersebut awalnya, berangkat dari keprihatinan Bupati Muba, Dodi Reza, pasca anjloknya harga karet di kalangan petani yang secara otomatis memukul sendi perekonomian rakyat. Karena seperti diketahui, tidak hanya Muba, tapi sebagian besar masyarakat Sumsel hidupnya bergantung dari hasil karet.

“Untuk itu melalui inovasi ini diharapkan agar jika benar-benar program ini dijalankan oleh seluruh Kabupaten Kota seindonesia, kami yakin harga karet rakyat akan naik. Sementara secara teknis tentang pengelolaan aspal karet dalam kontruksi pembangunan jalan yang baik merupakan leading sektornya Dinas PUPR,” papar Sekwan. (rls)

Editor : Darul Qutni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here