Orang Gila Ngamuk, Bunuh Anggota TNI Pakai Sajam

0
520

Prioritas.co.id,Situbondo – Nursadi (56), seorang pria yang mengalami gangguan jiwa, warga Desa Mlandingan Wetan mengamuk dengan mengunakan Sajam (Senjata Tajam), hingga mengakibatkan seorang anggota TNI meninggal dunia serta Aimin, warga Mlandingan mengalami luka serius pada bagian rahang dan perutnya yang langsung dilarikan ke RSUD Abdour Rahem Situbondo. Minggu,(24/11/2019).

Menurut pantauan awak media Prioritas ini menjelaskan, peristiwa yang membuat warga heboh terjadi di RT. 03/RW. 01 Dusun Laangan Desa Mlandingan Wetan, Kecamatan Bungatan, Situbondo, Nursadi (56), yang mengidap gangguan jiwa sejak lama tiba tiba mengamuk sambil membawa sajam.

Warga ketakutan karena Nursadi membawa senjata tajam, akhirnya warga pun lari dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian serta Koramil Bungatan untuk minta pengamanan.

Namun naas, pada saat petugas dan warga ingin mengamankan Nursadi agar tidak mengamuk lagi, Serda AR, Babinsa Patemon terkena sabetan sajam yang dipegag Nursadi, sebelumnya sajam tersebut sudah mengenai rahang dan perut Aimin warga setempat.

Naas tak dapat ditolak, Untung tak dapat diraih, Serda AR yang tadinya ingin mengamankan Nursadi malah terkena sabetan senjata tajam pada kaki kiri dan langsung jatuh bersimbah darah yang akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit, sedangkat satu orang warga yang juga terkena sabetan senjata tajam di bagian muka dan perutnya masih dalam perawatan medis di SRUD Situbondo.

Menurut keterangan salah satu warga Desa Melandingan wetan, Sapi’i, mengatakan, Nursadi memang gila sejak lama, namun baru kali ini dia mengamuk dan membawa pisau.

“Waktu kejadian saya sempat takut juga karena Nursadi membawa sajam, warga pun akhirnya lari dan melaporkan kejadian tersebut ke polsek dan koramil setempat”, Kata Sapi’i, warga Desa Mlandingan Wetan.

Sapi’i juga mengatakan, pada saat warga bersama aparat setempat ingin mengamankan Nursadi yang lagi mengamuk, Babinsa Patemon, AR, berpangkat Serda terkena sabetan dibagian kakinya dan langsung bersimbah darah.

‘Sebelum Nursadi menyabetkan sajam ke kaki AR, Nursadi terlebih dahulu mengayunkan sajamnya kearah warga hingga satu warga terkena sabetan dibagian rahang dan perutnya”, Pungkas Sapi’i.

Kasatreskrim Polres Situbondo AKP Masykur mengatakan, begitu mendapat laporan tentang kasus penusukan anggota koramil tewas, dan korban Alimin luka tusuk parah, petugas Polsek Bungatan, langsung datang ke lokasi kejadian.

“Selain mengamankan pelaku yang mengalami depresi, petugas Polsek Bungatan juga berhasil mengamankan barang bukti pisau. Selanjutnya pelaku kami tahan di sel Mapolres Situbondo untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar AKP Masykur.

Atas nama Dandim Situbondo saya ikut berduka cita atas meninggalnya anggota Koramil Bungatan, saya berharap keluarga yang ditinggal tabah dalam menghadapi musibah ini.
Sedangkan proses kasus penusukan ini, saya serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum,” Pungkas Dandim, Letkol Inf Ahmad Joni Toa. (Sony)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here