Memasuki Hari Keempat di Mekah, Jamaah Haji Muba Harus Bertarung Melawan Cuaca Panas

0
315
Rombongan Jamaah haji asal Muba saat didalam bis menuju Arafah, Sabtu (11/8)

Muba.prioritas.co.id – Memasuki hari ke-4 di tanah suci Mekah,  jamaah haji asal Muba , harus bertarung melawan cuaca panas yang mencapai 45 derajat celcius. Walau rata rata berusia lanjut , sebanyak 255 jamaah haji asal Musi Banyuasin, Sumsel ini dikabarkan dalam kondisi sehat, Sabtu (11/8).

“Alhamdulillah 255 jamaah dalam keadaan sehat,  dan sudah selesai menunaikan umroh wajib,” kata H.Muflis Hasan, Ketua Rombongan (Karom) jamaah haji asal Muba, melalui akun whats ap nya, kepada redaksi prioritas.co.id. Sabtu (11/8).

Foto jamaah haji asal Muba saat di Arafah Sabtu. (11/8).

Ia menjelaskan, sebelumnya, ada satu jamaah yang sempat dirujuk ke Rumah Sakit Annur an. Ibu kartini asal Sungai Lilin,  karena sakit pasca operasi craniotomi, atau efek pasca operasi waktu sakit di tanah air, sehingga mengalami kejang, namun saat ini kondisinya mulai membaik.

“Jamaah haji asal Muba tahun ini berjumlah 255 jamaah yang hampir 60 persen berusia lanjut. Sehingga membutuhkan perhatian lebih khusus dalam menghadapi cuaca panas yang cukup ekstrim.

“Namun alhamdulillah untuk jamaah Muba tahun ini sangat patuh dan selalu mentaati himbauan dari petugas kesehatan kloter, sehingga semua tantangan dalam menjalankan ibadah haji dapat dilalui dengan baik,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia,ada salah satu jamaah yang sempat terpisah dari rombongan namun sudah kembali. Karena Pada dasarnya masalah seperti itu hal yang lumrah terjadi pada setiap musim haji dan hampir dipastikan tak lama mereka bisa kembali.

” Saat ini disetiap sudut masjidil harom sudah ada petugas haji Indonesia, yang bisa langsung mengidentifikasi dan mengantar jamaah haji yang tersesat tersebut,” imbuhnya.

Terpisah, H Jhoni Agustian salah satu jamaah asal Kota Sekayu membenarkan kondisi panas yang mendera jamaah haji asal Muba saat ini. Cuaca panas tersebut juga ditambah dengan ramainya musim haji saat ini. Bahkan ada diantara jamaah yang tak bisa tawaf saat pertama kali kedatangan.

” Tapi mereka bisa tawaf keesokan harinya karena wajib dilaksanakan dan merupakan rukun haji ,” ujarnya. (dani)