Lukisan Spray Paint Terjual Sampai Singapura

0
409

prioritas.co.id.Surabaya – Berawal dari menonton video di Youtube tentang pembuatan lukisan spray paint, Arifatul Aininta Mardjoni, mahasiswi Universitas Narotama mulai melukis dengan spray paint sejak lulus SMA. Meskipun tidak ada yang mengajarinya, namun gadis yang akrab disapa Nita itu bisa membuat lukisan spray paint yang tak kalah bagus dari karya-karya pelukis spray paint.

“Awalnya sih memang sulit karena kan belajar sendiri. Tapi karena memang suka dan tertarik sekali dengan metode spray paint ini, jadinya dicoba terus sampai bisa. Alat-alatnya pun beli sendiri saking pengen bisanya,” kata mahasiswi jurusan Ilmu Hukum itu.

Nita lebih sering melukis dengan spray paint ketika berada di rumahnya di Kuala Pembuang, Kalimantan Tengah. Sebab, membuat lukisan spray paint membutuhkan lokasi yang luas saat menyemprotkannya pada media lukis. “Sulit untuk bikin ketika ada di Surabaya karena saya di sini kan ngekos, tempatnya tidak luas,” katanya.

Lukisan spray paint itu kemudian ia pajang di media sosialnya dan mendapatkan cukup banyak apresiasi. Ia pun mulai mencoba menjual lukisannya ke teman-temannya, salah satunya pada temannya yang berada di Batam. “Sebenarnya waktu itu niatnya nitip teman agar dijualkan, ternyata di Batam tidak laku. Saat teman saya itu sedang ke Singapura, lukisan-lukisan itu malah laku banyak. Ada sekitar 15 lukisan spray paint saya yang terjual,” cerita dara kelahiran 5 Mei 1997 itu.

Kedua orangtua Nita juga mendukung hobinya meskipun melenceng dari bidang ilmu yang ia pelajari di kampus, yakni Ilmu Hukum. “Di kantor ayah juga ada lukisan spray paint saya dipajang di dinding. Itu bentuk dukungan mereka,” katanya.

Saat ini, Nita juga mengembangkan kegemaran melukisnya menggunakan cat air. Lukisan Nita memiliki kekhasan pada gambar portrait dengan ornamen bunga. Ia sudah banyak menerima pesanan dari teman-teman dan orang lain. “Terakhir dapat pesanan dari Papua. Sempat ragu karena jauh tapi untungnya bisa selesai dan sampai di lokasi tepat waktu,” katanya.

Nita juga aktif mengikuti komunitas lukis di Surabaya agar bisa terus mengasah kreativitasnya dengan berbagai media lukis dan berbagai genre. Ke depan, Nita mengaku ingin membuka pameran karya lukisannya.

“Pengennya buka pameran bareng-bareng sama temen-temen komunitas. Terdekat ada pasar seni Asia di Jakarta. Pengennya ikutan dengan bikin merchandise, bisa mug, totebag, atau gantungan kunci, biasanya paling banyak sih permintaan mug,” ujarnya.

Nita juga sempat beberapa kali diminta membuat ilustrasi untuk produk milik temannya, salah satunya ilustrasi untuk packaging kopi yang dijual temannya. “Bisa juga dipakai untuk desain undangan atau kartu ucapan. Biasanya itu juga banyak yang pesan,” tutupnya. (umar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here