Fraksi Demokrat Madina Minta Perhatian Pemerintah Terhadap Peningkatan Jalan Batahan

0
38
Rapat paripurna DPRD Madina.

Mandailing natal, Prioritas.co.id – Demi pemerataan pembangunan dan terpenuhi keadilan masyarakat, Fraksi Demokrat Plus DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meminta perhatian pemerintah daerah terhadap peningkatan jalan poros di ibukota Kecamatan Batahan.

Permintaan tersebut disampaikan Anggota Fraksi Demokrat Plus DPRD Madina Hj Juwita Asmara pada panganan tertulis Fraksi Demokat dalam rapat paripurna pandangan umum fraksi babak pertama terhadap nota pengantar Rancangan APBD tahun 2023 di ruangan Paripurna DPRD, Rabu (23/11/2022) malam.

“Jalan poros batahan di Ibu Kota Kecamatan Batahan sudah perlu peningkatan atau di bangun hotmik, untuk itu kita minta mendapat perhatian pemerintah,” pintanya.

Dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis didampingi Wakil Ketua DPRD Harminsyah Batubara, Erwin Nasution dan dihadiri oleh Wakil Bupati, Atika Azmi Utammi Nasution dan sejumlah anggota DPRD itu, fraksi Demokrat juga menyoroti Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang disampaikan dalam pengantar nota keuangan RAPBD 2023 sekitar 113 Milyar

“Demokrat menilai dengan PAD sebesar itu belum melihat upaya serius Pemerintah daerah dalam melaksanakan pengelolaan PAD secara optimal,” sebutnya.

Fraksi demokrat juga menyoroti akses masyarakat untuk memanfaatkan sumber daya alam yang terbatas karena sebagian besar sumber daya alam sudah dikuasi oleh perusahaan perkebunan dan taman nasional. Menurut data BPS ada sekitar 72 ribu hektar lahan dipergunakan untuk perkebunan sawit dan sebagian besar dikuasi oleh perusahaan besar yang berinvestasi di Madina.

“Tidak dapat kita pungkiri bahwa kehadiran perusahaan memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat sekitar, tapi disisi lain akses negatif dari kehadiran perusahaan menyebabkan terjadinya konflik sosial dan kerusakan lingkungan yang sampai hari ini belum ada penyelesaiannya. Untuk itu fraksi Demokrat ingin kontribusi perusahaan perkebunan terhadap PAD Madina, CSR dan dan tenaga kerja lokal,” ujar Juwita. (putra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here