Enam Tahun Lolos Dari Kejaran Aparat, Warga Kertapati Palembang ini Akhirnya di ‘Dor’ Tim Opsnal Jatanras Polda Sumsel

0
113

Prioritas.co.id.Palembang – Kabur dan menghilang selama enam tahun setelah menghabisi nyawa temannya sendiri, pelarian warga Kertapati, Palembang ini akhirnya terhenti dihadapan unit satu Jatanras Polda Sumsel, Selasa (11/1/2022). Awalnya tersangka mencoba berkelit dan berusaha meloloskan diri, tersangka akhirnya tak berkutik setelah timah panas petugas kepolisian bersarang dikakinya.

Tersangka pelaku pembunuhan yang terjadi pada tahun 2016 lalu yang dilatar belakangi kasus pencurian Feri Prima (25) akhirnya diamankan di Mapolda Sumsel. Warga jalan Sriwijaya km 13 kelurahan Karya Jaya kecamatan Kertapati Palembang Sumatera Selatan di tangkap Opsnal unit 1 Jatanras Polda Sumsel atas pembunuhan berencana yang dilakukannya bersama saudara nya yang berinisial YJ (DPO) terhadap korban Rangga pada 2016 lalu

Kanit I opsnal Jatanras Polda Sumsel, Kompol Willy Oscar memimpin langsung penangkapan tersangka, Selasa,(11/01/2022) sekitar pukul 23.00 wib dikediamannya.

Kompol Willy Oscar menjelaskan, Pembunuhan yang telah di rencanakan kedua pelaku Feri Prima dan YJ terhadap korban Rangga terjadi Minggu, (08/03/2016) sekitar pukul 21.00 di pemakakan umum jalan Kayu Are Karya Jaya kecamatan Kertapati. Mayat korban di temukan dua (2) hari kemudian tidak jauh dari rumah tersangka dengan kondisi luka parah.

“Pembunuhan yang di lakukan dua saudara terhadap korban di latar belakangi kasus pencurian karena korban Rangga telah melakukan pencurian terhadap warung orang tuanya mengambil uang dan rokok,” kata Willy Oscar.

Kedua pelaku, lanjut dia, curiga dengan korban sebagai pelaku pencurian diwarung orang tuanya.kecurigaan mereka bahkan semakin kuat berdasarkan informasi dari dukun yang didatanginya. Dengan bekal curiga dan diperkuat informasi dukun dua tersangka akhirnya menangkap korban.

Dengan membawa pedang Feri Prima yang diikuti YJ yang juga membawa clurit kedua pelaku menjemput korban di rumahnya. Dengan menggunakan motor, berbonceng tiga (3) mereka berhenti pada sebuah lokasi dekat pom bensin Karya Jaya. Kedua tersangka menginterogasi korban terkait pencurian di warung orang tuanya.

“Tersangka Rangga mengaku sebagai pelakunya, namun tiba tiba korban merampas pedang tersangka Feri dan membacok dua kakak beradik tersebut,”imbuhnya.

Selanjutnya Feri berhasil mengambil kembali sajam miliknya dan membacokan kembali ke korban. Saat korban terjatuh tersangka mengorok leher korban.Sedangkan tersangka YJ membacok korban menggunakan clurit beberapa kali hingga korban tewas dan ditinggalkan kedua pelaku dilokasi tersebut.

“Dukun bilang dia yang maling warung mamak aku, aku juga curiga dia yang bongkar warung mamak aku, dio ambil duit dan rokok, dia sudah sering maling,” ujar tersangka Feri Prima kepada petugas.

Feri mengaku, pada mulanya mereka membawa korban baik baik. Dan ditanyai dengan cara baik baik juga. Korban Rangga mengakui dirinya yang menjadi maling warung mamak kedua pelaku. Sesaat kemudian, tiba tiba korban merampas pedang milik Fery dan membacok mereka berdua.

Fery akhirnya berhasil mrampas pedang itu kembali dan balas membacok korban. YJ juga tak tinggal diam dan ikut membacok korban.Ia mengaku tak ingat berapa kali mereka membacok korban. Namun ia mengakui kalau yang menggorogorok leher korban adalah dirinya. Selesai menghabisi nyawa korbannya, korban ditinggalkan dilokasi. Fery juga mengakui dirinya kenal dengan korban karena rumahnya tidak jauh dari rumah orang tuanya.

“Sudah itu aku lari ke Prabumulih beberapa bulan langsung ke Jawa, saudara aku tidak tau sekarang ada dimana,”terang Feri Prima.

Wadir krimum Polda Sumsel AKBP Tulus Sinaga yang di dampingi Kasundit lll Jatanras Kompol. Agus Prihandinika serta kanit l Kompol.Willy Oscar mengatakan tersangka ditangkap dalam kasus pembunuhan berencana.

“Pembunuhan menggunakan sembilah parang, parang beliau masih di simpan. Pelaku bakal dituntut dengan ancaman penjara 20 tahun maksimal seumur hidup atau hukumam mati dengan pasal 340 atau 338.khup,”pungkas AKBP Tulus Sinaga. (Iskandar Mirza)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here