Banmus Pemberhentian Pimpinan DPRD Madina Dinilai Ilegal

0
273
Ketua DPRD Kabupaten Mandailing Natal,Sumatera Utara Hj.Lely Hartati.

Prioritas.co.id, Madina – Terkait pemberhentian dirinya sebagai Ketua DPRD Kabupaten Mandailing Natal,Sumatera Utara Hj.Lely Hartati yang sudah di bahas Banmus di Gedung Serba Guna, Senin sore (25/6).

Hj Lely Hartati menilai Banmus yang dihadiri 12 Anggota Banmus dan unsur Pinpinan dinilai tidak memiliki legal standing karena persoalan ditubuh Paratainya sendiri masih dalam proses.

Sebelum pelaksanaan Banmus selaku Ketua telah mempertanyakan anggota Banmus bagai mana legal standing dari Banmus tersebut, namun tidak ada kejelasan dari unsur pinpinan yang dihadiri wakil ketua DPRD Harmensyah Batubara dan anggota, sehingga dalam rapat tersebut keputusan apakah Banmus dilanjutkan atau tidak diambil dengan cara poting.

Terkait kehadirannya dalam Banmus, sebagai Ketua DPRD , dirinya mengaku harus menampung aspirasi anggota meski yang di Bahas di badan musyawarah tersebut termasuk masalah pemberhentian dirinya selaku Ketua DPRD Mandailing Natal, namun sesuai dengan aturannya, selaku pinpinan dirinya tidak mengakui legal standing Banmus tersebut karena dianggap telah menyalahi aturan.dalam satu keputusan Hukum tidak ada keputusan diambil dengan cara Poting,keputusan hukum harus lah diputusan secara Hukum yang berlaku di Negara ini.pungkas Ketua DPRD Mandailing Natal.

Seperti diketahui bahwa Banmus DPRD Mandailing Natal tersebut membahas tentang Pemberhentian Ketua DPRD Mandailing Natal Hj.Lely Hartati sesuai dengan surat yang diterima DPRD dari Partai Hanura mulai dari tingkat Pusat atau DPP dan surat dari DPC Hanura Mandailing Natal.tidak hanya Ketua DPRD salah satu Anggota DPRD dari Partai Hanura atas nama H.Ali Makmur juga diusulkan pergantian antar waktu oleh Partainya.

Wakil Ketua DPRD Mandailing Natal Harmensyah Batubara sendiri usai pelaksanaan Rapat Banmus pasa wartawan membenarkan masuknya surat tersebut pada DPRD, sehingga harus ditindak lanjuti.

Dari hasil notulen rapat Banmus yang dilaksanakan telah menyepakati tanggal 29 juni 2018 ini,akan dilakukan Paripurna Pemberhentian pinpinan DPRD tersebut.sesuai dengan surat yang diterima DPRD dari Partai Hanura, juga tertuang sebagai pengganti Hj.Lely Hartati selaku Ketua DPRD akan di gantikan oleh Maraganti dari Fraksi Hanura DPRD Mandailing Natal.

Sementra Sekretaris DPC Hanura Madina H Maraganti kepada wartawan menyampaikan Dasar partai Hanura mengganti pimpinan DPRD akibat Ir Ali Makmur Nasution pindah Partai, Hanura ke Perindo.

Kepindahan Ir Ali Makmur Nasution yang notabene Suami Pimpinan DPRD Madina Di Laporkan ke DPD Hanura Sumut. Setelah itu DPD Hanura sumut langsung melaporkan Ke DPP Hanura.

Setelah mendapat laporan DPP Hanura memerintahkan DPC Hanura Madina untuk mengganti pimpinan DPRD Hj Lely Hartai S.Ag yaitu Istri Ir Ali Makmur Naustion.

Selain pergantian Pimpinan DPRD Madina DPP Hanura juga memerintahkan DPC Hanura untuk melakukan Pergantian Antar Waktu saudara Ir Ali Makmur Nasution,”terang Maraganti.

PAW Ir Ali Makmur sebagai Anggota DPRD Madina sudah proses. Penggantinya saudara Anwar Sadat,”ucap Maraganti. (Sn)