Antara Penuntasan Cantrang dan Pembuktian Roby Pro Nelayan Bintan

0
151
Direktur Eksekutif Inspire Provinsi Kepulauan Riau, Suyito, PhD (c).

Bintan,Prioritas.co.id – Belum lama ini, beredar kabar secara luas bahwa Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan bakal membentuk Satuan Tugas (Satgas) gabungan untuk mengawasi dan menjaga perairan Bintan dari kapal-kapal pukat trawl dan Cantrang, Jum’at (26/08/2022).

Seperti yang diketahui bersama, Satgas gabungan yang akan dibentuk nanti. Pihaknya segera melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan TNI/Polri. Diakui, Tidak akan ada lagi kapal Pukat Trawl dan Cantrang atau jaring hela beroperasi di perairan laut wilayahnya.

Berkenaan dengan hal diatas, Suyito, PhD (c) selaku Direktur Eksekutif Inspire Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) angkat bicara seraya menyatakan Roby harus tegas dan punya komitmen dalam melindungi nelayan di tempatnya.

” Iya, memang Trawl dan Cantrang sangat merusak habitat maupun biota laut. Perlunya ketegasan serta langkah konkrit dari semua pihak terkait persoalan tersebut, Secara teoritis struktural fungsional untuk menjaga ekuilibrium atau keseimbangan sistem sosial masyarakat, ” ujar Suyito ketika dijumpai awak media dekat kawasan tanah kuning, Kelurahan Kijang Kota.

Masih sambungnya di Kecamatan Bintan Timur (Bintim), Semua harus berfungsi dan fungsional. Terlebih lagi, Kepala Daerahnya tegas dengan kebijakan melarang penggunaan alat tangkap Trawl dan Cantrang karena dapat mengganggu ekosistem di laut.

” Kemudian, fungsionalnya semua pihak yang bertanggung jawab dengan tupoksinya maka masyarakat akan terjaga sistem sosialnya. Namun, Kalau disfungsional dalam sebuah sistem sosial masyarakat akibat Kepala Daerah yang punya otoritas legal rasional tidak tegas terkesan lamban. Wajar saja struktur sosial masyarakat nelayan melakukan aksi penolakan, ” tambahnya lagi secara singkat mengakhiri pembicaraan. (Alek)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here