15 Sapi dan Kerbau di Madina Terjangkit PMK

0
80
Saat Dinas Pertanian madina melakukan sosialisasi antisipasi PMK di Gedung Serbaguna Desa Rumbio, Kecamatan Panyabungan Utara Selasa (07/6/2022).

Mandailing Natal, Prioritas.co.id – Saat ini sudah ada 15 ekor sapi dan kerbau yang terjangkit penyakit Mulut dan Kuku (PMK), di Kabupaten Mandailing Natal (Madina)

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian Madina Siar Nasution saat mengadakan sosialisasi di Gedung Serbaguna Desa Rumbio, Kecamatan Panyabungan Utara Selasa, (07/6/2022).

“15 yang terjangkit PMK itu terdiri dari 13 ekor ternak sapi dan 2 ekor kerbau yang berada di desa Gunung Tua, Rumbio, dan Mompang, dan saat ini sudah kita lakukan upaya pemberian vitamin dan penyemprotan terhadap sapi dan kerbau terjangkit PMK,”sebutnya.

Disamping pemberian vitamin dan penyemprotan, sapi dan kerbau yang terjangkit PMK, juga dilakukan karantina untuk menghindari terjangkitnya ternak sapi dan kerbau lainnya.

“Kepada peternak sapi dan kerbau untuk segera melaporkan pada Dinas Pertanian secepatnya bila menumukan perubahan terhadap ternak untuk secepatnya dapat di berikan vitamin dan penyemprotan,”ujarnya

Ia juga mengingatkan kepada pedagang ternak yang memasuki wilayah Madina harus melengkapi surat dari instansi terkait yang menyatakan ternak tersebut bebas dari PMK.

“Sampai saat ini staf kita dilapangan masih terus melakukan pemantauan sapi dan kerbau di wilayah Madina,” tutupnya.

Hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut Kepala Dinas Pertanian, Camat Panyabungan Utara, Babinsa, Plt kades Rumbio, serta para peternak sapi dan kerbau.

Sebelumnya tim survei penyakit hewan dari Balai Veteriner Medan, Sumatera Utara (Sumut) sudah turun ke Mandailing Natal untuk mengambil sampel hewan ternak yang terindikasi tertular wabah penyakit PMK. (putra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here